MEDAN, iNewsMedan.id - PSMS Medan mengusung misi meraih kemenangan saat menjamu Persiku Kudus pada pekan kedua Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Minggu (20/9/2026) pukul 15.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi laga kandang perdana PSMS pada musim ini. Setelah membawa pulang satu poin dari markas Sumsel United, skuad Ayam Kinantan kini mendapat kesempatan tampil di hadapan pendukung sendiri untuk memburu kemenangan perdana.
Pada pertandingan pembuka di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, PSMS sempat berada dalam posisi ideal setelah unggul 2-0 melalui gol Phillerson Oliveira dan Javier Siverio. Namun, Sumsel United mampu bangkit pada babak kedua hingga menyamakan kedudukan menjadi 2-2. PSMS bahkan harus bermain dengan 10 pemain setelah penjaga gawang Rudi N Razak diganjar kartu merah.
Sementara itu, Persiku Kudus juga mengawali kompetisi dengan hasil imbang. Tim asal Jawa Tengah tersebut bermain 1-1 melawan Adhyaksa FC Bekasi pada pertandingan pertama di markas mereka, Stadion Sultan Agung, pada 12 September 2026.
Data resmi I.League mencatat belum ada pertemuan sebelumnya antara PSMS dan Persiku pada kompetisi ini. Kedua tim akan berhadapan untuk pertama kalinya pada laga pekan kedua tersebut.
Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memastikan timnya telah melakukan persiapan selama enam hari seusai laga di Palembang. Ia menegaskan seluruh pemain siap menghadapi Persiku.
“Tim siap untuk menghadapi pertandingan besok melawan Persiku Kudus pascakita kembali dari Sumsel. Ada persiapan enam hari, dan besok sore kita siap,” kata Eko, Sabtu (19/9/2026).
Eko menyadari laga kandang perdana membawa motivasi tambahan bagi PSMS. Oleh karena itu, ia berharap dukungan publik Sumatera Utara dapat menjadi energi bagi anak asuhnya untuk mengamankan tiga poin.
“Kita tahu laga home pertama di kandang besok sore. Kita kemarin memulai pertandingan away dan hasilnya seri. Besok kita pertama kali di SUSU (Stadion Utama Sumatera Utara), pemain siap. Kita berharap dan optimistis dengan pertandingan besok, mudah-mudahan tiga poin,” ujarnya.
Mengenai kemungkinan Persiku tidak turun dengan komposisi pemain asing terbaik, Eko memilih untuk tidak berspekulasi. Ia menegaskan PSMS tetap harus menghormati kekuatan lawan.
“Kita tidak tahu itu. Yang pasti kita waspada, kita tidak mau menganggap remeh tim lawan. Semua tim ketika melawan tim lain adalah final, kita harus fight,” tegasnya.
Absennya Rudi N Razak akibat kartu merah juga menjadi perhatian. Namun, Eko memastikan PSMS memiliki opsi lain di bawah mistar gawang.
“Kita siapkan tiga kiper lainnya untuk pertandingan berikutnya, dan mereka siap,” katanya.
Pemain PSMS, Rizdjar Nurviat, menegaskan hasil di Palembang menjadi pelajaran penting. Ia menyebut seluruh pemain dan tim pelatih memiliki komitmen yang sama untuk mengamankan kemenangan di kandang.
“Tim sudah siap untuk pertandingan kedua. Kita tahu di pertandingan sebelumnya banyak pelajaran yang bisa kita ambil. Tim pelatih dan pemain juga sudah punya komitmen untuk mendapatkan tiga poin di Stadion SUSU ini,” ujar Rizdjar.
PSMS kini bertekad menjadikan Stadion Utama Sumatera Utara sebagai panggung kebangkitan sekaligus awal perburuan kemenangan di Championship 2026/2027. Record positif pelatih Eko Purdjianto yang belum tersentuh kekalahan pada laga kandang musim lalu menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk meneruskan tren tersebut.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
