MEDAN, iNewsMedan.id - Kota Medan resmi menjadi pusat perhatian nasional seiring digelarnya Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) Tahun 2026. Bertepatan dengan momentum Hari Jadi ke-436 Kota Medan, ajang akbar ini sukses menjadi magnet konsolidasi bagi pemerintah kota dari seluruh penjuru Nusantara.
Antusiasme peserta sangat tinggi. Dari total 98 kota anggota APEKSI, sebanyak 95 delegasi tingkat tinggi hadir secara langsung di ibu kota Sumatra Utara ini. Delegasi tersebut terdiri atas 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan 1 pejabat yang mewakili kepala daerah.
Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan bahwa Rakernas kali ini didesain untuk menghasilkan dampak konkret, bukan sekadar agenda seremonial.
"Harapannya, Rakernas ini tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menghasilkan komitmen dan aksi nyata. Kami mendorong seluruh rekomendasi dari berbagai forum—seperti Forum Pangan, Forum Bappeda, Forum Lingkungan Hidup, dan Forum Komunikasi Digital (Komdigi)—dapat ditindaklanjuti oleh APEKSI agar memberi manfaat nyata bagi daerah," ujar Rico Waas.
Salah satu daya tarik utama dalam rangkaian Rakernas ini adalah pembukaan Indonesia City Expo (ICE) ke-22 yang berlangsung pada 1–3 Juli 2026. Pameran berskala nasional ini diikuti oleh pemerintah kota se-Indonesia, lembaga terkait, perusahaan swasta, hingga UMKM binaan.
Wakil Ketua APEKSI Bidang Pembangunan dan Kesejahteraan Sosial yang juga Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, menaruh harapan besar pada sektor ekonomi. "Pelaksanaan Indonesia City Expo ke-22 diharapkan dapat meningkatkan penjualan produk UMKM binaan," tuturnya.
Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam, memberikan apresiasi atas tingginya partisipasi daerah. Menurutnya, kehadiran masif para kepala daerah menunjukkan kuatnya semangat kolaborasi, meski di tengah tantangan fiskal yang ketat. Rakernas ini menjadi ruang krusial untuk berbagi pengalaman dan merumuskan solusi strategis bagi kemajuan kota-kota di Indonesia.
Rangkaian acara tahun ini sangat padat, dimulai sejak 28 Juni melalui kegiatan Youth City Changers (YCC). Acara dilanjutkan pada 1 Juli dengan Upacara Hari Jadi Kota Medan, Mayors Forum, Mayors Talk, dan pembukaan ICE.
Memasuki hari kedua, Kamis (2/7/2026), kegiatan dimeriahkan dengan olahraga bersama, penanaman pohon, peresmian Tugu Kota Tangguh, sidang pleno, hingga parade budaya Colorful Medan Carnival yang diikuti delegasi dari 73 kota. Seluruh rangkaian akan ditutup dengan berakhirnya ICE pada 3 Juli dan pesta hiburan rakyat pada 4 Juli mendatang.
Sebagai tuan rumah, Rico Waas berharap kemeriahan acara ini membawa kesan mendalam, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian dan citra Kota Medan.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
