MEDAN, iNewsMedan.id - Toko emas bernama 'Emas Agung' yang berlokasi di kawasan Jalan Brigjend Katamso, Kota Medan menjadi korban tindak pidana pencurian pada Sabtu (23/5/2026). Pelaku yang beraksi seorang diri berhasil membawa kabur dua keping emas Antam dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp400 juta.
Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan mengatakan bahwa pihak korban telah resmi membuat laporan kepolisian pada hari kejadian. Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mengamankan sejumlah rekaman kamera pengawas (CCTV).
"Laporan awalnya, setelah mendengar ada kejadian di Toko Emas Agung yang berada di Katamso, anggota langsung ke TKP melakukan penyelidikan. Kita telah mengambil beberapa rekaman CCTV, dan setelah kita lihat, memang benar ada tindakan pidana tersebut," ujar Iptu Poltak Tambunan saat dikonfirmasi, Senin (25/5/2026).
Berdasarkan rekaman CCTV yang diamankan petugas, terduga pelaku diidentifikasi sebagai seorang pria yang sengaja menyamarkan identitasnya saat beraksi.
"Dugaan awal saat ini dari rekaman CCTV, pelaku kita pastikan satu orang. Dia memakai helm, masker, dan jaket dengan rapi," jelas Kanit Reskrim.
Dalam keterangannya, Iptu Poltak juga menyoroti adanya aspek kelalaian dari pihak karyawan toko yang dinilai kurang waspada saat melayani pelaku. Menurutnya, ada gelagat kurang hati-hati dari pekerja toko saat menyerahkan barang berharga tersebut kepada orang asing.
"Kalau dibilang janggal, setelah kita melihat CCTV, seharusnya karyawan toko tidak memberikan emas begitu saja kepada pelanggan yang nota bene tidak dia ketahui identitasnya. Bahkan emas itu diberikan sampai dua kali dan (karyawan) terlihat tidak memperhatikan," ungkap Poltak.
Poltak menambahkan, jika saja karyawan tersebut lebih sigap menjaga barang dagangannya atau langsung berteriak saat pelaku menunjukkan gelagat mencurigakan, pelaku kemungkinan besar bisa segera ditangkap oleh warga sekitar.
"Jarak dari terduga tersangka ini ke sepeda motornya yang diparkir itu kira-kira hanya 10 meter. Kalau langsung diteriaki, masyarakat di situ pasti bisa langsung mengejar," tambahnya.
Hingga saat ini, pihak Polsek Medan Kota terus melakukan pendalaman guna mengungkap identitas dan keberadaan pelaku yang buron. Selain mengandalkan bukti petunjuk dari rekaman CCTV di sekitar lokasi, polisi juga akan segera memanggil sejumlah saksi yang berada di TKP saat peristiwa itu terjadi.
"Saksi korban dan saksi-saksi lain yang berada di TKP akan secepatnya kita panggili untuk dimintai keterangan, agar kasus ini bisa segera terungkap dan pelakunya dapat kita tangkap," pungkas Kanit Reskrim.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
