Peresmian WEC yang berlangsung pada Rabu, 29 April 2026 di Universitas Kristen Petra ini juga diisi dengan talk show bertajuk “From Community to Global Industry”, menghadirkan berbagai perspektif dari pelaku industri dan regulator, termasuk perwakilan Kementerian Ekonomi Kreatif, komunitas Web3, serta pelaku industri kripto.
Dalam kesempatan tersebut, CEO Upbit Indonesia, Resna Raniadi, menekankan pentingnya kesiapan generasi muda dalam menghadapi perkembangan teknologi berbasis blockchain.
“Web3 membuka peluang yang sangat besar bagi generasi muda Indonesia, tidak hanya sebagai pengguna, tetapi juga sebagai inovator dan pencipta solusi. Melalui inisiatif seperti Web3 Education Center ini, kami ingin memastikan bahwa talenta lokal memiliki akses terhadap pengetahuan, ekosistem, dan peluang untuk berkembang hingga ke tingkat global,” ujar Resna, Jumat (15/5/2026).
Lebih lanjut, Resna juga menambahkan bahwa kolaborasi antara industri, akademisi, dan komunitas menjadi kunci dalam membangun ekosistem Web3 yang berkelanjutan di Indonesia.
“Kami percaya bahwa edukasi adalah fondasi utama dalam menciptakan ekosistem aset digital yang sehat, aman, dan terpercaya. Upbit Indonesia berkomitmen untuk terus mendukung dan berkolaborasi untuk berbagai inisiatif yang dapat meningkatkan literasi serta mendorong inovasi di bidang ini,” tambahnya.
Seiring dengan meningkatnya minat terhadap teknologi blockchain dan aset digital, kehadiran pusat edukasi seperti WEC diharapkan dapat menjadi katalis dalam mempercepat pertumbuhan talenta digital Indonesia, sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam ekosistem Web3 global.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
