Berdayakan 70 Penenun, Sakkamadeha Samosir Jadi Mitra Binaan Pertamina

Jafar Sembiring
Sakkamadeha Gallery and Workshop di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Foto: Istimewa

Inovasi Produk untuk Generasi Muda

Berlokasi di dekat kawasan Danau Toba, galeri ini tidak hanya menjual kain ulos dalam bentuk tradisional. Sakkamadeha melakukan inovasi dengan menghadirkan produk siap pakai (ready-to-wear) seperti:

- Pakaian kasual dan kemeja modern.

- Aksesori etnik.

- Kaus motif lokal.

"Di galeri ini, kami mengolah kain tenun menjadi produk fashion agar lebih fleksibel digunakan sehari-hari, terutama oleh generasi muda," jelas Stella.

Ekspansi Pasar dan Prestasi

Saat ini, Sakkamadeha mengelola tiga unit usaha utama: sentra produksi tenun, galeri penjualan, dan rumah jahit. Produk mereka dibanderol dengan harga kompetitif, mulai dari Rp50.000 untuk kaus hingga Rp2.000.000 untuk kain tenun premium.

Untuk memperluas jangkauan, Sakkamadeha aktif memanfaatkan media sosial serta rutin melakukan live streaming. Dukungan Pertamina juga membawa produk mereka ke ajang bergengsi berskala internasional, seperti F1 Powerboat (F1H2O) di Danau Toba.

Stella berharap kolaborasi ini terus berlanjut. "Terima kasih kepada Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut. Kami berharap produk lokal Samosir ini tidak hanya dikenal di Sumatra Utara, tetapi juga mampu menembus pasar global," tutupnya.

Melalui program ini, Pertamina turut berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu penyediaan pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Editor : Jafar Sembiring

Sebelumnya

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network