Scroll Makanan Saat Puasa Ramadan,  Cuma Ujian atau Bisa Jadi Makruh?

Ismail
Menu Takjil Buka Puasa untuk Jualan (Foto: Cookpad)

Menurut penjelasan Ibn Hajar al-Asqalani dalam Fath al-Bari, puasa disebut perisai karena ia menjaga seseorang dari dorongan hawa nafsu.

Jadi bukan cuma nahan lapar, tapi juga nahan keinginan yang berlebihan.

Kalau scroll makanan bikin:

Gelisah seharian

Ibadah jadi nggak fokus

Emosi naik karena laper

Secara hukum memang nggak batal. Tapi secara kualitas? Bisa turun.

Hukum Bisa Berubah Tergantung Dampaknya

Dalam kaidah fikih dikenal prinsip bahwa sarana mengikuti hukum tujuan.

Ulama kontemporer seperti Yusuf al-Qaradawi menegaskan bahwa puasa itu latihan pengendalian diri, bukan cuma diet spiritual.

Maka status scroll makanan bisa beda-beda:

• Kalau biasa saja → mubah (boleh)

• Kalau bikin makin lapar dan nggak produktif → makruh

• Kalau sampai sengaja batal karena nggak tahan → berdosa

Jadi yang diuji bukan cuma perut, tapi kontrol diri.

Editor : Ismail

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2 3

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network