JAKARTA, iNewsMedan.id - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat, Dede Yusuf Macan Effendi, menyambut positif munculnya Partai Gerakan Rakyat yang turut mendeklarasikan dukungan bagi Anies Baswedan untuk Pilpres 2029. Menurut Dede, fenomena munculnya partai-partai baru merupakan dampak dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menghapus ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.
Dede menjelaskan bahwa dengan dihapusnya ambang batas tersebut, peluang bagi setiap partai politik untuk mengusung calon pemimpin nasional menjadi terbuka lebar.
"Kalau keputusan MK mengatakan bahwa presidential threshold sudah 0 persen, artinya siapa pun, partai mana pun boleh mengusulkan. Itu terbuka," kata Dede kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, dikutip Selasa (20/1/2026).
Namun, anggota DPR RI ini memberikan catatan penting mengenai legalitas formal di Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ia menekankan bahwa setiap partai baru harus mampu melewati proses verifikasi agar memiliki hak konstitusional dalam mengusulkan pasangan calon.
"Tinggal nanti, apakah partainya masuk dalam verifikasi? Karena kan akan banyak sekali dengan kondisi kayak begini, akan banyak sekali partai," ucapnya.
Lebih lanjut, Dede menilai kehadiran partai baru adalah bagian dari kedewasaan demokrasi di Indonesia, terutama dengan aturan baru mengenai presidential threshold.
"Tapi kalau misalnya ada partai mendeklarasikan saya pikir monggo, itu suatu hal yang bagus dalam alam demokrasi dengan presidential threshold 0 persen, silakan," ucap Dede.
Sebelumnya, organisasi kemasyarakatan (ormas) Gerakan Rakyat resmi bertransformasi menjadi partai politik. Dalam deklarasinya, partai tersebut secara terbuka menyatakan akan mengusung Anies Baswedan pada pemilu mendatang.
"Kita menginginkan bahwa pemimpin nasional kita nanti insya Allah adalah Anies Rasyid Baswedan," kata Ketua Umum Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, saat acara deklarasi yang disiarkan melalui kanal YouTube Gerakan Rakyat, Senin (19/1/2026).
Sahrin menuturkan bahwa perubahan status dari ormas menjadi partai politik ini merupakan hasil dari proses panjang yang telah dimulai sejak tahun 2023.
“Kita mengawali dari 2023, kemudian 2024, 2025 kita mendeklarasikan Gerakan Rakyat sebagai organisasi kemasyarakatan dan di awal 2026 kita mencatatkan bahwa persaudaraan atau perkumpulan Gerakan Rakyat ini melalui rapat kerja nasional telah menetapkan berdirinya partai politik, dan partai itu adalah Partai Gerakan Rakyat,” tutupnya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
