MAKASSAR, iNewsMedan.id - Siswa Taruna Akademi Angkatan Laut (AAL) Tingkat I Angkatan 74 resmi memulai pengabdian di matra laut melalui ritual sakral Mandi Suci di atas KRI Teluk Ende-517, Sabtu (17/1/2026).
Tradisi yang berlangsung di perairan Selat Makassar ini merupakan simbol penyucian diri sekaligus pengukuhan mental bagi para calon perwira.
Komandan KRI Teluk Ende-517, Letkol Laut (P) Marlin Milian Sibarani, memimpin langsung prosesi yang melibatkan seluruh awak kapal tersebut.
Ritual dimulai sejak pukul 05.00 WIB di geladak heli, diawali dengan pengondisian suasana melalui pengeras suara kapal yang menggambarkan kehadiran Dewa Laut dan para punggawanya.
"Tradisi ini dimaknai sebagai simbol penerimaan para taruna sebagai bagian dari keluarga besar insan laut," tulis keterangan Dinas Penerangan Angkatan Laut (Dispenal), Senin (19/1/2026).
Dalam pelaksanaannya, para taruna disiram air laut secara bergiliran sebagai bentuk pembersihan diri. Selain prosesi penyiraman, para siswa juga disajikan hidangan berbahan rempah-rempah yang melambangkan kekuatan serta semangat juang dalam menghadapi tantangan di laut.
Pihak TNI AL menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar seremonial, melainkan sarana penanaman disiplin dan rasa bangga terhadap korps. Melalui pengalaman pertama di medan tugas ini, para taruna diharapkan mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja yang dinamis.
"Melalui tradisi Mandi Suci ini, diharapkan para siswa Taruna AAL Tingkat I Angkatan 74 semakin menumbuhkan jiwa bahari, rasa hormat terhadap laut, serta kesiapan fisik dan mental dalam menapaki perjalanan pendidikan dan pengabdian sebagai prajurit TNI Angkatan Laut," katanya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
