"Pertumbuhan yang signifikan ini menunjukkan masyarakat semakin mempercayakan perjalanannya kepada transportasi publik berbasis rel. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan pelayanan, keselamatan, dan kenyamanan guna mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Medan dan sekitarnya," ujar Porwanto, Kamis (15/1/2026).
Keberhasilan di tahun 2025 ini menjadi modal kuat bagi PT Railink untuk terus melakukan optimalisasi operasional di tahun 2026. Fokus utama ke depan adalah memperkuat integrasi KA Srilelawangsa dengan sistem transportasi perkotaan lainnya serta layanan kereta api jarak jauh.
Langkah ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem transportasi berkelanjutan di Sumatera Utara yang mampu mengurai kemacetan jalan raya dan mempercepat konektivitas antarwilayah.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
