Menurut Irham, serangan terhadap dirinya bukan hanya ancaman pribadi, tetapi juga cerminan buruk terhadap situasi keamanan di ruang publik. Ia menyebut peristiwa ini sebagai preseden negatif.
“Bila wakil rakyat saja mendapat teror semacam ini, bagaimana pula terhadap masyarakat umum. Ini preseden buruk bagi kita,” ujarnya.
Mantan Direktur LBH Medan itu berharap aparat kepolisian, khususnya Kapolda Sumut, bisa memberikan perhatian serius terhadap kasus ini.
“Saya berharap atensi Bapak Kapolda Sumut untuk menindaklanjuti laporan ini,” pungkas Irham.
Editor : Ismail
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
Artikel Terkait
BERITA POPULER
+
News Update
