Tips Mempersiapkan Dana Pernikahan Impian Tanpa Overbudget, Begini Kata Pakar Perencanaan Keuangan

Vien Dimyati
Tips Mempersiapkan Dana Pernikahan Impian Tanpa Overbudget, Begini Kata Pakar Perencanaan Keuangan. (Foto: Garakta Studio)

JAKARTA, iNewsMedan.id - Generasi muda yang hendak menuju pelaminan perlu mempersiapkan dana atau budget agar mewujudkan pernikahan yang diimpikan. Kemudian, menentukan tujuan dan konsep pernikahan.

Selain itu, datang ke pameran pernikahan juga dapat membantu pasangan muda untuk memilih vendor yang sesuai dengan harga yang masuk ke budget yang dimiliki.

Pakar Perencanaan Keuangan, Melvin Mumpuni mengatakan, generasi muda yang tengah mempersiapkan pernikahan harus lebih dulu menentukan tujuan, konsep, dan detail perencanaan dari pernikahan impian mereka. Hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui seberapa besar dana yang dibutuhkan untuk mewujudkannya.

Sementara itu, budget yang digunakan untuk melangsungkan pernikahan sebaiknya dari dana yang sudah secara khusus disisihkan untuk rencana tersebut. Artinya, tidak disarankan untuk mengharapkan uang hadiah atau sering disebut uang amplop dari tamu undangan ataupun pemberian lainnya untuk melangsungkan pernikahan. Sebab, pernikahan adalah perayaaan syukuran, sehingga harus dibuang jauh-jauh asumsi balik modal.

“Idealnya generasi muda harus memiliki budget maksimal sesuai perencanaan. Kelola biaya-biaya pernikahan itu kurang lebih 80 - 95 persen dari dana yang dimiliki. Jangan mengandalkan hadiah, uang bonus, amplop atau angpau, atau pemberian lainnya untuk pernikahan. Lebih aman mengasumsikan perayaan itu tidak akan balik modal,” ujar dia.

Dalam riset The Knot tahun 2022, Gen Z menyadari, pernikahan itu mahal. Meskipun begitu, hampir 80 persen pasangan membuat anggaran kasar untuk pernikahan sebelum melakukan riset mengenai harga vendor, sehingga mereka meremehkan biaya pernikahan mereka. Karena itu, sangat penting bagi pasangan untuk mengetahui apa yang mereka inginkan dari pernikahan agar dapat menentukan anggaran pernikahan dan mencegah overbudget.

Melvin menambahkan, karena pernikahan adalah keputusan yang sifatnya jangka panjang, sedangkan perayaan berlangsung sesaat, penting juga untuk mengecek kondisi keuangan masing-masing pasangan. Pengecekan detil, seperti pemasukan, cicilan, aset, dan utang akan memberikan gambaran yang jelas terkait perencanaan untuk sumber dana pernikahan. 

“Kuncinya adalah membangun komunikasi yang intens baik dengan pasangan, orang tua, dan calon mertua untuk menentukan perencanaan pernikahan yang selain dapat mewujudkan impian kedua pasangan, tetapi juga tidak mengganggu kesinambungan finansial pasangan menikah tersebut ke depan,” katanya.

Dia juga menyarankan, generasi muda yang hendak menikah sebaiknya memanfaatkan ajang pameran pernikahan untuk mencari tahu informasi biaya-biaya terkait pernikahan. Pameran pernikahan tersebut dapat membantu generasi muda memaksimalkan budget pernikahan. 

“Pameran pernikahan menyediakan berbagai pilihan biaya, seperti gedung, catering, gaun pengantin, atau vendor-vendor yang cocok untuk membantu generasi muda mewujudkan pernikahan impian sesuai dengan budget yang dimiliki,” kata dia.

Editor : Odi Siregar

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network