Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Hujan dan Jalan Gelap Berujung Maut, Avanza Bawa 7 Orang Terjun ke Sungai Batangserangan Langkat
Advertisement . Scroll to see content

PNS Asal Madina Tewas Ditabrak dari Belakang, Truk Kabur

Senin, 05 Oktober 2026 | 10:52 WIB
  • author Ismail
PNS Asal Madina Tewas Ditabrak dari Belakang, Truk Kabur
Toyota Avanza Veloz yang terlibat kecelakaan tabrak lari di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan Km 66/800, Sei Rampah, diamankan sebagai barang bukti. Foto: Istimewa

SERGAI, iNewsMedan.id- Seorang PNS asal Mandailing Natal tewas setelah Toyota Avanza Veloz yang ditumpanginya menghantam bagian belakang kendaraan yang diduga truk tronton di Jalan Tol Tebing Tinggi-Medan. Ironisnya, kendaraan yang diduga terlibat kecelakaan itu malah kabur.

Kecelakaan maut tersebut terjadi di Km 66/800 Jalur B, Desa Sei Rampah, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu 4 Oktober 2026 sekitar pukul 04.15 WIB.

Korban tewas bernama Muhammad Nuh, 51. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian akibat benturan keras. Jenazah korban kemudian dievakuasi ke RSU Medistra Lubuk Pakam.

Kasat Lantas Polres Serdang Bedagai AKP Gokma W. Silitonga melalui Kasi Humas Polres Sergai AKP Bringin Jaya mengatakan, kecelakaan terjadi ketika Toyota Avanza Veloz nomor polisi BB 1846 XR yang dikemudikan Husni Kali, 39, bergerak dari arah Tebing Tinggi menuju Medan.

L

"Setibanya di lokasi kejadian, mobil Avanza Veloz tersebut bersentuhan dan menabrak bagian belakang kendaraan di depannya yang diduga merupakan satu unit mobil truk tronton," kata Bringin Jaya, Senin 5 Oktober 2026.

Setelah benturan terjadi, pengemudi truk yang belum diketahui identitasnya itu meninggalkan lokasi. Polisi kini memburu kendaraan tersebut untuk mengungkap kasus tabrak lari itu.

Selain Muhammad Nuh, kecelakaan juga menyebabkan dua orang lainnya mengalami luka. Husni Kali mengalami luka robek pada bagian dagu, sedangkan penumpang lainnya, H. Arifin Nasution, 71, mengalami sakit dan sesak di bagian dada.

Kedua korban luka mendapat perawatan di RSU Medistra Lubuk Pakam.

"Petugas yang tiba di TKP langsung melakukan penanganan, mengamankan barang bukti serta melakukan pendataan terhadap para saksi," ujar Bringin Jaya.

Polisi juga berupaya mencari jejak kendaraan yang kabur melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi. Namun, upaya itu terkendala setelah Senkom JMKT menyampaikan perangkat CCTV di lokasi sedang mengalami gangguan atau kerusakan.

Meski demikian, penyelidikan tidak dihentikan. Polisi masih mengumpulkan keterangan saksi dan petunjuk lain di lapangan untuk mengidentifikasi truk tronton yang diduga terlibat kecelakaan.

"Kami tetap melakukan upaya penyelidikan mendalam melalui pencarian keterangan saksi-saksi lain dan petunjuk di lapangan guna mengidentifikasi kendaraan truk tronton yang melarikan diri tersebut," katanya.

Dari kecelakaan itu, polisi mengamankan Toyota Avanza Veloz BB 1846 XR sebagai barang bukti. Kerugian materi diperkirakan mencapai Rp5 juta.

Bringin Jaya mengingatkan pengemudi, terutama yang melintas pada dini hari, untuk menjaga jarak aman dan meningkatkan kewaspadaan.

"Kepada pengemudi kendaraan berat untuk tidak melarikan diri apabila terlibat kecelakaan, karena tindakan tabrak lari merupakan pelanggaran hukum," katanya.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut