Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Krisis Pemain Tak Surutkan Ambisi PSMS Tumbangkan Persikad
Advertisement . Scroll to see content

PSMS Makin Garang di Pegadaian Championship, Eko Purdjianto Minta Tim Tak Cepat Puas

Minggu, 04 Oktober 2026 | 07:00 WIB
  • author Jafar
PSMS Makin Garang di Pegadaian Championship, Eko Purdjianto Minta Tim Tak Cepat Puas
Pemain PSMS Medan berupaya menembus barisan pertahanan rapat low block Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027 di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (3/10/2026) malam. Foto: Istimewa

DELI SERDANG, iNewsMedan.id - PSMS Medan makin mempertegas dominasinya saat berlaga di kandang. Menggilas Persikad Depok empat gol tanpa balas di Stadion Utama Sumatera Utara, Deli Serdang, Sabtu (3/10/2026) malam, Ayam Kinantan sukses mencatatkan tiga kemenangan beruntun sekaligus merebut puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027.

Tambahan tiga poin ini membuat PSMS mengoleksi 10 poin dan resmi mengkudeta Persikad Depok dari posisi teratas. Persikad kini harus puas melorot ke urutan kedua dengan raihan sembilan poin.

Laga sempat berjalan alot pada paruh pertama akibat skema low block yang diperagakan tim tamu. Kebuntuan baru pecah di awal babak kedua lewat eksekusi tendangan bebas akurat Phillerson Oliveira. Usai gol pembuka tersebut, panggung pertandingan sepenuhnya menjadi milik Javier Siverio. Striker berpaspor Spanyol itu tampil menggilas pertahanan lawan dengan memborong tiga gol tambahan. Ini menjadi hattrick keduanya bersama PSMS sepanjang musim ini.

Usai pertandingan, pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, mengapresiasi kerja keras anak asuhnya yang tampil disiplin menjalankan skema permainan sejak menit awal hingga laga usai.

"Pertama kita syukuri, alhamdulillah dua kali ini kita ambil tiga poin (di kandang). Apresiasi buat perjuangan pemain dari menit awal sampai akhir, mereka menjalankan instruksi dengan bagus. Kita syukuri tiga poin buat PSMS," kata Eko.

Eko mengakui timnya sempat kesulitan membongkar rapatnya lini belakang Persikad pada babak pertama karena kurang sabar. Evaluasi di ruang ganti menjadi kunci perubahan performa tim pada babak kedua.

"Di babak pertama kita kurang sabar seperti pertandingan minggu lalu. Lawan melakukan low block, sulit membongkar pertahanan lawan. Di babak kedua, kita instruksikan kepada pemain dan banyak peluang terjadi. Alhamdulillah empat gol," jelasnya.

Meski berhasil menang besar dan menguasai puncak klasemen, Eko mengingatkan agar para pemain tidak tinggi hati. Menurutnya, konsistensi dan pembenahan mentalitas tetap menjadi fokus utama mengingat persaingan di liga masih sangat panjang.

"Kita butuh konsistensi, kompetisi masih panjang, dan kita butuh poin setiap pertandingan. Ke depannya kita perhatikan pemain, mentalitasnya dievaluasi," tegas Eko.

Di sisi lain, Phillerson Oliveira menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan penuh suporter di stadion. Ia menilai gol pertama yang dicetaknya lewat situasi bola mati menjadi momentum penting untuk meruntuhkan pertahanan rapat Persikad.

Pemain asal Brasil ini juga menyebut keberhasilannya mengeksekusi tendangan bebas merupakan buah dari kerja keras di sesi latihan, bukan sekadar kebetulan semata.

"Jujur saja aku banyak berlatih. Ini tidak datang dari satu pertandingan. Aku terus berlatih tendangan bebas dan set piece. Bukan keberuntungan, tapi aku berlatih keras untuk itu," pungkas Phillerson.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut