Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Herna Pardede Kagumi Transformasi Nova Arianto Jadi Pelatih Timnas
Advertisement . Scroll to see content

Herna Pardede: Hubungan Saudara Lebih Berharga dari Harta

Senin, 28 September 2026 | 17:25 WIB
  • author Odi Siregar
Herna Pardede: Hubungan Saudara Lebih Berharga dari Harta
Direktur PT J Surya Sakti sekaligus ahli waris, Herna Pardede, memberikan keterangan pers mengenai penuntasan status hukum aset keluarga di Medan, Minggu (27/9/2026). Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Penataan dan kepastian status hukum atas aset peninggalan pahlawan ekonomi nasional asal Sumatera Utara, DR. T.D. Pardede, diharapkan dapat segera dituntaskan secara adil dan transparan. Langkah ini dinilai krusial untuk mengakhiri sengketa internal yang berlarut-larut, sekaligus menjaga keutuhan keluarga dan nilai legasi bagi generasi penerus.

Ahli waris sekaligus Direktur PT J Surya Sakti, Herna Pardede, menyampaikan bahwa pihak keluarga saat ini menantikan langkah tegas dari pengadilan terkait eksekusi pengosongan lahan dan bangunan serta pembagian aset pascaputusan berkekuatan hukum tetap (inkracht) dari Mahkamah Agung.

"Kami berharap pengadilan memahami betul roh dari gugatan ini. Begitu putusan sudah inkracht, kewajiban pengadilan adalah mengeksekusi pengosongan dan Membagi aset sesuai putusan pengadilan yang sudah inkracht, yaitu harus dibagi 1/9. Kejelasan ini penting supaya semua pihak mendapat kepastian hukum," tutur putri almarhum Johny Pardede tersebut di Medan, Minggu (27/9/2026).

Menurut Herna, penuntasan aspek hukum dan administrasi aset bukan semata-mata soal kepemilikan fisik warisan, melainkan tentang menjaga keberlanjutan nilai-nilai perjuangan yang ditinggalkan almarhum DR. T.D. Pardede. Berbagai unit usaha maupun lembaga peninggalan—mulai dari perhotelan hingga perkebunan—memerlukan pembenahan manajemen yang lebih sehat dan adaptif terhadap perkembangan zaman.

"Bagi kami, yang terasa justru kenangannya. Setiap aset punya cerita tentang bagaimana beliau bekerja, berjuang, dan membangun semuanya. Jadi ketika hari ini kami bicara masa depan aset-aset itu, yang kami hadapi bukan sekadar angka. Ada perasaan, kenangan, dan tanggung jawab untuk generasi yang akan datang," ungkapnya.

Ia menjelaskan, musyawarah keluarga terus berjalan untuk merumuskan solusi terbaik. Opsi restrukturisasi, pemisahan unit pengelolaan secara mandiri, hingga penjualan aset yang kurang produktif menjadi pertimbangan realistis agar seluruh aset dapat kembali berfungsi optimal.

Meski proses ini memunculkan pergulatan emosional, Herna menegaskan pentingnya bersikap rasional demi mencegah keretakan hubungan persaudaraan.

"Jujur saja, tentu berat. Ada keinginan untuk mempertahankan semuanya tetap ada karena rasanya seperti menjaga potongan sejarah keluarga. Tapi kita harus realistis. Waktu berjalan, generasi berganti, dan kebutuhan pun berubah. Kami cari cara agar warisan ini tetap bermakna, meski bentuknya kelak tidak lagi sama," jelasnya.

Bagi keluarga, menjaga keutuhan ikatan persaudaraan jauh lebih berharga dibandingkan mempertahankan materi semata.

"Yang paling kami khawatirkan bukan kehilangan aset. Aset bisa dikelola kembali atau berubah bentuk. Yang kami takutkan, jangan sampai warisan yang seharusnya menjadi berkat ini justru membuat keluarga saling menjauh. Hubungan keluarga jauh lebih berharga dari benda apa pun," tegas Herna.

Menutup keterangannya, Herna mengimbau para pemangku kebijakan dan aparat penegak hukum untuk mengawal pelaksanaan putusan pengadilan secara transparan dan tertib hukum. Ia berharap semangat pantang menyerah dari DR. T.D. Pardede terus menginspirasi anak-cucu serta masyarakat luas.

"Kami ingin memastikan perjuangan dan nilai yang beliau tanamkan tidak berhenti di sini. Kami ingin mewariskan cerita tentang sosok yang berani bermimpi besar, bekerja keras, dan memberi manfaat nyata bagi keluarga serta masyarakat," pungkasnya.

Editor: Jafar Sembiring

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut