Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Pelaku Usaha di Medan Perluas Jejaring, Bahas Strategi Bisnis hingga Pemasaran Digital
Advertisement . Scroll to see content

Dari Meja Kerja hingga Baitullah, Kisah 1.200 Karyawan Wujudkan Mimpi

Jum'at, 25 September 2026 | 21:11 WIB
  • author Ismail
Dari Meja Kerja hingga Baitullah, Kisah 1.200 Karyawan Wujudkan Mimpi
Karyawan JNE mengikuti pelepasan keberangkatan umrah di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id – Bagi sebagian orang, bisa melihat Ka’bah secara langsung merupakan impian yang disimpan bertahun-tahun. Bagi 1.200 pekerja dari berbagai daerah di Indonesia, impian itu akhirnya terwujud setelah belasan tahun mengabdikan diri di tempat mereka bekerja.

Mereka mendapat kesempatan menunaikan ibadah umrah bersama keluarga secara bertahap dalam 20 kloter. Keberangkatan berlangsung mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.

Kesempatan tersebut diberikan kepada karyawan yang telah mengabdi lebih dari 12 tahun. Para peserta berasal dari berbagai daerah, di antaranya Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak dan Yogyakarta.

Salah satu peserta, Dasef Kurniawan, kurir Jakarta Inbound Departemen, mengaku tidak pernah menyangka pengabdiannya selama lebih dari 12 tahun berujung pada kesempatan menjejakkan kaki ke Tanah Suci.

Dengan mata berkaca-kaca, Dasef menyebut perjalanan tersebut sebagai pengalaman yang sangat berarti dalam hidupnya.

“Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada,” tutur Dasef.

Menurutnya, kesempatan tersebut semakin membuatnya bersyukur menjadi bagian dari keluarga besar JNE.

“Saya yakin, dengan kebersamaan yang solid ini, JNE akan terus melaju pesat dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang,” ujarnya.

Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, mengatakan pemberangkatan umrah tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap loyalitas karyawan yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun.

Ia menyebut program tersebut juga menjadi bagian dari nilai yang diwariskan pendiri JNE, almarhum H. Soeprapto Soeparno.

“Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,” kata Feriadi.

Ia berharap pengalaman spiritual selama di Tanah Suci dapat membawa semangat baru bagi para peserta ketika kembali bekerja dan menjalani kehidupan sehari-hari.

“Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima,” ujarnya.

Program tersebut juga bertepatan dengan usia JNE yang memasuki 36 tahun dengan tema “Melesat Hebat”. Feriadi berharap perjalanan ke Tanah Suci tidak hanya menjadi pengalaman spiritual bagi peserta, tetapi juga menjadi motivasi untuk terus memberikan yang terbaik.

Sementara itu, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, mengatakan perjalanan tersebut tidak semata-mata diposisikan sebagai penghargaan bagi karyawan.

Menurutnya, umrah juga diharapkan menjadi momentum pembinaan diri agar para peserta memiliki arah hidup yang lebih baik dan membawa nilai-nilai tersebut ke keluarga, lingkungan kerja maupun masyarakat.

“Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi. Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal,” kata Fikri.

Selain karyawan, kesempatan ke Tanah Suci tahun ini juga dirasakan sejumlah pemenang JNE Content Competition 2026 dan program JNE Loyalty Card (JLC).

Idris Prasetyawan, pemenang Best of The Best kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar, mengaku tidak menyangka impiannya untuk berkunjung ke Baitullah akhirnya terwujud. Ia dijadwalkan berangkat pada awal Desember 2026.

“Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE,” katanya.

Hal serupa disampaikan Utomo Priyambodo, pemenang Best of The Best kategori Writing Jurnalis Media asal Depok.

“Kesempatan menunaikan ibadah Umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam. Semoga JNE terus melangkah maju dan membawa inspirasi kebaikan bagi sesama,” ujarnya.

Sementara Golbi Tranado, anggota JNE Loyalty Card (JLC) dengan transaksi tertinggi dan peraih JLC Race 2025, menyebut kesempatan tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkannya.

“Berawal dari setiap resi pengiriman bersama JNE, siapa sangka berbuah panggilan ke Tanah Suci. Menerima rezeki umrah dari program JLC JNE adalah momen paling mengharukan dalam perjalanan usaha kami,” kata Golbi.

Bagi para peserta, perjalanan tersebut bukan sekadar keberangkatan menuju Tanah Suci. Setelah bertahun-tahun bekerja dan melewati berbagai rutinitas, mereka akhirnya mendapat kesempatan memenuhi salah satu impian terbesar dalam hidup: berdiri di hadapan Ka’bah dan menjalankan ibadah di Tanah Suci.

Editor: Ismail

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut