GENCAR Batch III Dimulai, Generasi Muda Sumut Didorong Tumbuh Mandiri
MEDAN, iNewsMedan.id– Kesempatan untuk mengembangkan potensi dan membangun masa depan kembali dibuka melalui program Generasi Cahaya Pintar (GENCAR) Sumatera Utara Batch III periode 2026–2027. Peserta program ini mendapat dukungan pendidikan sekaligus pembinaan karakter, kepemimpinan dan kepedulian sosial.
Program tersebut ditandai dengan orientasi dan pengukuhan peserta yang digelar di Aula Astakona, Medan, Kamis, 24 September 2026. Kegiatan juga dirangkai dengan penyaluran bantuan bagi anak yatim dan kaum dhuafa.
GENCAR merupakan program pembinaan Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UID Sumatera Utara yang dirancang untuk membantu generasi muda mengembangkan kapasitas diri secara berkelanjutan.
Selain dukungan pendidikan, peserta akan mendapatkan pembekalan yang diarahkan untuk memperkuat karakter, kemampuan kepemimpinan, nilai-nilai keislaman serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.
General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan program tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian yang diarahkan tidak hanya untuk membantu kebutuhan pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkembang.
“Program GENCAR menunjukkan bahwa kepedulian tidak berhenti pada pemberian bantuan. Kepedulian harus tumbuh menjadi gerakan pemberdayaan yang membuka kesempatan, membangun karakter, dan mempersiapkan generasi muda untuk menciptakan masa depan yang lebih baik,” ujar Rizky.
Menurut Rizky, dukungan terhadap generasi muda merupakan bagian dari kepedulian sosial yang dapat memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Ia berharap peserta GENCAR memanfaatkan seluruh kesempatan yang diberikan untuk belajar, mengembangkan kemampuan dan nantinya ikut menularkan manfaat kepada masyarakat.
“Energi sejatinya bukan hanya listrik yang menerangi rumah, tetapi juga harapan yang menyalakan semangat untuk belajar dan meraih cita-cita. Kami berharap peserta GENCAR Batch III memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya dan kelak menjadi penggerak kebaikan di lingkungannya,” katanya.
Ketua YBM PLN UID Sumatera Utara, Dicky Hiwardi, mengatakan pengukuhan peserta menjadi awal dari proses pembinaan yang akan mereka jalani selama mengikuti program GENCAR.
“Pengukuhan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari proses pembinaan. Kami berharap seluruh peserta mengikuti setiap rangkaian program dengan sungguh-sungguh, terus meningkatkan kemampuan, memperkuat karakter, serta menjaga semangat untuk belajar dan berbagi manfaat,” kata Dicky.
Dicky menjelaskan, pelaksanaan berbagai program YBM PLN bersumber dari zakat yang ditunaikan pegawai Muslim PLN. Dana tersebut kemudian dikelola dan disalurkan melalui program pendidikan, sosial kemanusiaan, kesehatan, dakwah serta pemberdayaan ekonomi.
Pada kesempatan tersebut, YBM PLN UID Sumatera Utara juga menyerahkan bantuan kepada anak yatim dan kaum dhuafa. Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh General Manager PLN UID Sumatera Utara bersama jajaran manajemen dan pengurus YBM PLN.
Kegiatan turut dihadiri Ketua Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pekerja PLN UID Sumatera Utara Romy Ginting, jajaran manajemen dan pengurus YBM PLN, perwakilan Srikandi PLN, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK), Ikatan Keluarga Pensiunan Listrik Negara (IKPLN), serta para muzaki.
Editor: Ismail