Tiga Pekerja Kontraktor Tewas dalam Kebakaran, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional
MEDAN, iNewsMedan.id- PT Evyap Sabun Indonesia memastikan tiga pekerja kontraktor meninggal dunia dalam kecelakaan kerja yang memicu kebakaran di area perusahaan di Desa Sei Mangkei, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.
Perusahaan menyatakan akan memberikan bantuan dan dukungan kepada keluarga korban. Selain itu, evaluasi terhadap operasional dan kinerja vendor juga dilakukan setelah insiden tersebut.
Regional HR & Corporate Services Director PT Evyap Sabun Indonesia, Farid Basir, mengatakan bantuan kepada keluarga korban akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berkomitmen untuk memberikan segenap dukungan dan bantuan yang dapat kami upayakan kepada keluarga dan pihak-pihak yang terdampak. Keselamatan dan kesejahteraan karyawan, tenaga kontraktor, serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan operasional perusahaan senantiasa menjadi prioritas utama kami,” kata Farid saat dikonfirmasi, Kamis (3/9/2026).
Farid memastikan jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut sebanyak tiga orang. Sementara itu, tidak ada korban luka yang masih menjalani perawatan di rumah sakit.
“Tiga korban meninggal dunia. Tidak terdapat korban luka yang saat ini menjalani perawatan di rumah sakit,” ujarnya.
Pasca kejadian, perusahaan juga mengevaluasi dampak insiden terhadap kegiatan operasional, termasuk kinerja vendor yang terlibat. Pengawasan terhadap aktivitas operasional disebut akan diperketat.
“Kami tengah mengevaluasi dampak insiden ini terhadap kegiatan operasional perusahaan serta mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan operasional, dengan tetap menjadikan keselamatan sebagai pertimbangan utama,” jelasnya.
Tim perusahaan kini berkoordinasi dengan pihak berwenang dan layanan tanggap darurat untuk memastikan kondisi di lokasi kejadian aman dan terkendali.
Farid juga menyampaikan apresiasi kepada tim tanggap darurat, pihak berwenang, karyawan, serta pihak lain yang terlibat dalam penanganan insiden tersebut.
Editor : Ismail