Medan Rafting Championship 2026 Padukan Olahraga, Water Rescue, dan Bersih Sungai
MEDAN, iNewsMedan.id - Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kota Medan menggelar Medan Rafting Championship 2026. Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang adu kemampuan para atlet arung jeram, tetapi juga ruang kolaborasi untuk meningkatkan kapasitas penyelamatan di air serta kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Mengusung semangat sport, safety, and sustainability, rangkaian kegiatan ini diawali dengan Pelatihan dan Simulasi Water Rescue pada pagi hari. Pelatihan tersebut dipandu oleh Divisi Rescue FAJI Kota Medan bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan.
Melalui pelatihan ini, peserta dan panitia memperoleh pembekalan mengenai teknik dasar penanganan keadaan darurat di sungai, prosedur evakuasi korban, serta langkah-langkah keselamatan saat menghadapi insiden di air. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya membangun kesiapsiagaan masyarakat, terutama bagi mereka yang beraktivitas di sekitar sungai maupun kawasan dengan potensi risiko bencana air.
Tidak berhenti pada aspek keselamatan, Medan Rafting Championship 2026 juga menghadirkan Aksi Bersih Sungai pada siang hari. Kegiatan ini melibatkan peserta kejuaraan, pelajar, mahasiswa, panitia, serta masyarakat di sekitar kawasan sungai. Aksi tersebut merupakan wujud komitmen FAJI Kota Medan dalam menjaga kebersihan arena olahraga sekaligus mengajak masyarakat memahami bahwa sungai adalah bagian penting dari ekosistem dan kehidupan perkotaan.
Dengan menggabungkan kompetisi olahraga, edukasi kebencanaan, dan kampanye lingkungan, FAJI Kota Medan ingin menjadikan kejuaraan ini lebih dari sekadar perlombaan. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang tangguh, disiplin, serta memiliki kepedulian sosial dan lingkungan yang kuat.
Ketua Umum FAJI Kota Medan, Muhammad Fadli, menyampaikan bahwa kejuaraan ini menjadi momentum untuk membangkitkan olahraga arung jeram sekaligus menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap sungai.
“Medan Rafting Championship 2026 ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat mencapai garis finis atau siapa yang paling mampu menaklukkan jeram. Ini adalah panggilan untuk menjaga urat nadi kota kita, yaitu sungai,” ujar Muhammad Fadli, Jumat (28/8/2026).
Melalui pelatihan water rescue bersama BPBD dan aksi bersih sungai, FAJI Kota Medan ingin mencetak atlet-atlet bermental baja yang sekaligus berperan sebagai pahlawan lingkungan.
“Mari kita dayung bersama, taklukkan arusnya, dan pastikan sungai kita bersih, aman, serta lestari. Kita buktikan bahwa dari sungai, kita dapat membawa kebanggaan bagi Medan tercinta. Salam olahraga, salam lestari!” pungkasnya.
FAJI Kota Medan menargetkan Medan Rafting Championship dapat berkembang menjadi agenda tahunan guna memperkuat posisi Kota Medan sebagai salah satu tujuan sport tourism di Sumatera Utara. Kejuaraan ini juga diharapkan mampu membuka ruang partisipasi yang lebih luas bagi atlet, komunitas olahraga, pelajar, mahasiswa, pelaku pariwisata, dan masyarakat umum.
Selain mendorong prestasi olahraga, penyelenggaraan kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pemanfaatan sungai harus berjalan seiring dengan upaya perlindungan dan pelestarian lingkungan. Oleh karena itu, FAJI Kota Medan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk hadir, memberikan dukungan kepada para atlet, mengikuti rangkaian edukasi keselamatan, serta berperan aktif menjaga kebersihan sungai.
Editor : Jafar Sembiring