Betor Ditabrak Vario dan Colt Diesel di Sergai, Pengemudi Tewas
SERGAI, iNewsMedan.id — Kecelakaan beruntun merenggut nyawa seorang pengemudi becak motor (betor) di Jalan Umum Dusun VI, Desa Bengkel, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sabtu (15/8/2026) sore.
Korban, Razali (49), warga Dusun III, Desa Kota Galuh, Kecamatan Perbaungan, meninggal dunia setelah betor Honda Verza BK 3977 XBB yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan sepeda motor dan mobil Colt Diesel.
Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Berdasarkan penyelidikan awal polisi, kecelakaan bermula ketika sepeda motor Honda Vario tanpa identitas dan nomor polisi yang melaju dari arah Tebing Tinggi menuju Medan menabrak bagian belakang betor Razali.
Benturan membuat betor oleng ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan. Pada saat bersamaan, sebuah mobil Colt Diesel berwarna kuning yang melaju dari arah Medan menuju Tebing Tinggi datang dari arah berlawanan.
Tabrakan frontal pun tak terhindarkan.
Razali mengalami luka serius di bagian wajah dan pendarahan pada kepala. Ia sempat dilarikan ke RS Melati Perbaungan, namun nyawanya tidak tertolong.
“Korban Razali meninggal dunia di RS Melati Perbaungan, akibat luka di wajah dan pendarahan di kepala dalam kecelakaan tersebut,” kata Kepala Seksi Humas Polres Sergai, AKP Bringin Jaya, dalam keterangannya, Minggu (16/8/2026).
Yang menjadi perhatian polisi, pengemudi Honda Vario maupun pengemudi Colt Diesel justru meninggalkan lokasi setelah kecelakaan. Identitas keduanya hingga kini masih dalam penyelidikan.
“Kita tengah melakukan penyelidikan terhadap identitas pengendara sepeda motor Vario dan pengemudi truk Colt Diesel yang meninggalkan TKP kejadian,” ujar Bringin.
Satlantas Polres Sergai telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengevakuasi korban, memeriksa sejumlah saksi serta mengamankan barang bukti. Polisi juga menelusuri rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengidentifikasi kedua kendaraan dan pengemudinya.
“Kita dari Polres Sergai melalui Satlantas telah melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, mengecek kondisi korban di RS Melati Perbaungan, memeriksa saksi-saksi dan rekaman CCTV,” kata Bringin.
Editor : Ismail