get app
inews
Aa Text
Read Next : Pentingnya Cek Proses Olah Susu Formula Anak

Banyak Orang Tua Keliru, Ini Hal Pertama yang Harus Dicek Saat Membeli Susu Anak

Selasa, 09 Juni 2026 | 15:22 WIB
header img
[Ki-ka] Chef Arnold Poernomo, Lee Meng Thoong, Ivan Lau, dan Denny Sumargo menghadiri Grand Launching AceKid Indonesia di Jakarta, Minggu (7/6/2026). Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id– Di tengah banjir informasi dan promosi produk nutrisi anak di media sosial, orang tua kini dituntut lebih kritis saat memilih susu untuk buah hati. Tak cukup hanya terpikat oleh klaim kandungan vitamin atau nutrisi tertentu, memahami komposisi utama produk dinilai jauh lebih penting.

Pakar kesehatan anak mengingatkan bahwa kualitas bahan dasar, proses produksi, hingga kandungan tambahan seperti gula perlu menjadi perhatian sebelum memutuskan produk yang akan dikonsumsi anak setiap hari.

Kesadaran tersebut menjadi salah satu topik yang diangkat dalam acara "Let's Witness Together, A New Fresh Standard from AceKid" di Jakarta, Minggu (7/6). Selain peluncuran produk, kegiatan tersebut diisi diskusi mengenai pentingnya membaca label komposisi, memahami sumber bahan baku, serta memilih produk nutrisi anak secara lebih bijak.

Guru Besar Ilmu Kesehatan Anak Universitas Indonesia, Prof. dr. Rini Sekartini, Sp.A(K), mengatakan banyak orang tua masih cenderung fokus pada kandungan tambahan seperti DHA, Omega-3 atau Omega-6, padahal informasi paling penting justru dapat ditemukan pada daftar komposisi.

"Kandungan yang tercantum pertama dalam urutan komposisi menunjukkan bahan dengan jumlah terbesar dalam produk tersebut. Karena itu, orang tua perlu memahami sumber bahan baku, proses produksinya, serta memperhatikan ada atau tidaknya tambahan gula maupun pemanis lainnya," ujar Rini.

Menurutnya, pemahaman terhadap label pangan menjadi semakin penting mengingat Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kesehatan anak, mulai dari stunting, karies gigi hingga meningkatnya risiko obesitas pada usia dini.

Fenomena tersebut membuat banyak keluarga mulai mencari produk nutrisi yang lebih transparan terkait asal-usul bahan baku dan proses pembuatannya.

Pada kesempatan itu, AceKid turut diperkenalkan kepada publik Indonesia sebagai salah satu produk nutrisi anak yang mengedepankan keterbukaan informasi mengenai bahan baku dan proses produksinya. Peluncuran tersebut sekaligus menjadi momentum untuk mendorong edukasi kepada orang tua agar lebih memahami komposisi produk yang dikonsumsi anak.

Pendiri dan CEO FEIHE International, Leng Youbin, menilai orang tua saat ini semakin memperhatikan asal-usul bahan baku serta proses produksi produk yang dikonsumsi anak. Menurutnya, kebutuhan akan informasi yang transparan menjadi salah satu faktor yang mendorong perubahan pola konsumsi keluarga modern.

"Orang tua tidak hanya melihat manfaat yang dijanjikan sebuah produk, tetapi juga ingin mengetahui bagaimana produk itu dibuat dan dari mana sumber bahan bakunya berasal," katanya.

Sementara itu, Senior Scientist FEIHE International, Yang Zhang, mengatakan perkembangan produk nutrisi anak saat ini semakin didorong oleh riset ilmiah yang berkelanjutan. Penelitian tidak hanya berfokus pada kandungan nutrisi, tetapi juga kualitas bahan baku dan kebutuhan tumbuh kembang anak yang terus berkembang.

Ia menjelaskan bahwa industri nutrisi anak kini semakin mengedepankan pendekatan berbasis data dan penelitian untuk memastikan produk yang dihasilkan sesuai dengan standar keamanan dan kebutuhan konsumen.

Bagi orang tua muda, tren ini menjadi pengingat bahwa memilih susu anak tidak cukup berdasarkan popularitas merek atau rekomendasi media sosial semata. Membiasakan diri membaca label komposisi dan memahami kandungan produk dapat menjadi langkah sederhana untuk memastikan asupan nutrisi anak tetap seimbang sesuai kebutuhan tumbuh kembangnya.

Para ahli juga mengingatkan bahwa ASI tetap menjadi sumber nutrisi terbaik bagi bayi pada masa awal kehidupan. Sementara penggunaan susu formula maupun produk nutrisi lainnya sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan anak dan dikonsultasikan dengan tenaga kesehatan apabila diperlukan.

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut