get app
inews
Aa Text
Read Next : Dunia Kerja Kian Kompetitif, Pendidikan Tinggi Geser Fokus ke Keterampilan Praktis

Kampus Digitalpreneur di Medan Perkuat Kesiapan Generasi Muda Hadapi Dunia Kerja

Selasa, 19 Mei 2026 | 17:53 WIB
header img
BINUS University melalui kampus BINUS @Medan menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi. (Foto: Istimewa)

MEDAN, iNewsMedan.id - BINUS University melalui kampus BINUS @Medan menegaskan komitmennya dalam membangun generasi muda yang siap menghadapi perkembangan teknologi dan dunia kerja di momentum perjalanan 45 tahun, Kamis (19/5/2026).

Selama lebih dari empat dekade, perguruan tinggi swasta itu terus mengembangkan sistem pendidikan yang menyesuaikan kebutuhan industri dan perubahan zaman. Komitmen tersebut dijalankan melalui visi “Fostering and Empowering Society in Building and Serving the Nation”, dengan fokus pada pengembangan sumber daya manusia yang mampu berkontribusi bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

Di Sumatera Utara, semangat itu diwujudkan melalui berbagai program edukasi dan pengembangan kapasitas generasi muda. Kampus yang berlokasi di Medan tersebut menghadirkan rangkaian kegiatan sepanjang pertengahan tahun 2026 yang menyasar siswa SMA/SMK, orang tua, hingga masyarakat umum.

Sejumlah kegiatan yang digelar di antaranya seminar bertajuk “Architecting the Future: From Business Model to System Logic” yang dibawakan dosen Program Studi Information Systems dan Digital Business. Selain itu, ada pula workshop kecerdasan buatan (AI) untuk produktivitas dan media sosial bersama Direktur Marketing BINUS Group, Dr. Judi Arto, serta program SHE Codes hasil kolaborasi dengan Indosat.

Kampus ini juga menyelenggarakan Bootcamp Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2026 bagi pelajar SMA/SMK di Sumatera Utara dan Aceh. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapat pelatihan pengembangan ide bisnis, pemahaman Business Model Canvas, hingga kompetisi kewirausahaan sebagai ruang implementasi gagasan mereka.

Direktur Kampus BINUS @Medan, Tri Juniarty, mengatakan momentum 45 tahun perjalanan institusi pendidikan tersebut menjadi pengingat untuk terus menghadirkan pendidikan yang relevan dan berdampak bagi masyarakat.

"berbagai program yang dijalankan tidak hanya bertujuan mencetak lulusan unggul secara akademik, tetapi juga membentuk pola pikir, keterampilan, dan kesiapan generasi muda agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional," ungkapnya.

Selain program untuk pelajar, kampus tersebut juga mengadakan seminar dan forum dialog bersama orang tua guna memberikan pemahaman mengenai sistem pembelajaran, pengembangan mahasiswa, hingga prospek karier lulusan.

Langkah ini dinilai penting di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap kualitas pendidikan tinggi dan peluang kerja lulusan. Berdasarkan riset yang dilakukan bersama Populix, banyak orang tua kini mempertimbangkan prospek karier dan tingkat penyerapan lulusan di dunia kerja sebelum menentukan pilihan perguruan tinggi.

Ke depan, kampus di Medan itu berencana memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk dunia industri dan pemerintah daerah. Salah satunya melalui rencana kerja sama dengan GAPKI dalam pengembangan teknologi di sektor perkebunan kelapa sawit.

Selain itu, penjajakan kerja sama juga dilakukan bersama Dinas Ketenagakerjaan Kota Medan dan Dinas Sosial Provinsi Sumatera Utara terkait program lapangan pekerjaan. Penguatan hubungan dengan dunia usaha turut dibangun melalui kemitraan bersama APINDO untuk pendampingan UMKM dan pengembangan ekonomi lokal.

Pendekatan pendidikan yang diterapkan diperkuat melalui konsep “2,5 Tahun Kuliah Siap Berkarier”, peluang beasiswa hingga 100 persen, serta Enrichment Program yang memberikan pilihan jalur internship, entrepreneurship, research, maupun study abroad bagi mahasiswa.

Perayaan 45 tahun perjalanan institusi pendidikan tersebut juga diramaikan melalui penyelenggaraan BINUS Festival di Medan. Kegiatan itu menghadirkan seminar internasional bersama Konsulat Jenderal Singapura di Medan dengan pembicara Dr. Edmund Chia Keng Wei yang membawakan topik mengenai penguatan generasi muda dan masa depan yang tangguh.

Selain itu, seminar juga menghadirkan Alfian Linux yang berbagi pengalaman mengenai dunia profesional dan kesiapan karier generasi muda.

Dalam rangkaian yang sama, festival tersebut turut menghadirkan sesi pertukaran budaya bersama mahasiswa internasional, yakni Hana Nishida dari Jepang dan Bogdana Irina Dimofte dari Romania. Melalui sesi itu, peserta memperoleh gambaran mengenai pengalaman studi internasional serta pentingnya wawasan global dalam proses pendidikan tinggi.

Editor : Chris

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut