Dua Pekerja Timah di Medan Tertimbun Longsor, Satu Tewas
MEDAN, iNewsMedan.id- Dua pekerja tertimbun longsoran material batu dan tanah di area PT Gunung Gahapi Sakti, KM 9,2 Lingkungan II, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli, Senin (11/5) malam. Satu korban ditemukan meninggal dunia, sementara satu lainnya masih dalam pencarian Tim SAR gabungan.
Peristiwa itu bermula saat kedua korban, Roni Fauzi (38) dan Rinaldi (38), diduga tengah mengambil timah bekas di lokasi kejadian sekitar pukul 23.30 WIB. Tiba-tiba longsoran tanah bercampur batu menimbun keduanya.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, mengatakan pihaknya menerima laporan dari keluarga korban dan langsung mengerahkan personel rescue ke lokasi kejadian.
“Begitu menerima laporan, Tim Rescue Kantor SAR Medan langsung diberangkatkan ke lokasi untuk melakukan pencarian dan evakuasi terhadap korban tertimbun longsor,” ujarnya, Selasa (12/5).
Menurut Hery, proses pencarian berlangsung cukup berat karena kondisi lokasi yang berisiko. Selain material longsoran yang labil, area bawah longsor juga dipenuhi genangan air yang berasal dari aliran Sungai Deli.
“Tim SAR gabungan harus bekerja ekstra hati-hati karena terdapat genangan air di sekitar longsoran. Kondisi ini cukup menyulitkan proses pencarian,” katanya.
Dalam operasi tersebut, tim SAR mengerahkan dua unit excavator untuk membuka timbunan material batu dan tanah. Pencarian juga dilakukan secara manual guna meminimalisir risiko terhadap personel di lapangan.
“Penggunaan alat berat dikombinasikan dengan pencarian manual agar proses evakuasi bisa berjalan maksimal namun tetap aman bagi personel,” ucap Hery.
Upaya pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah korban bernama Roni Fauzi ditemukan pada pukul 13.46 WIB dalam kondisi meninggal dunia. Jenazah kemudian dievakuasi ke RS Mitra Medika Yos Sudarso Medan.
Sementara itu, pencarian terhadap korban lainnya, Rinaldi, masih terus dilakukan hingga Selasa sore.
“Seluruh unsur SAR gabungan saat ini masih fokus melakukan pencarian terhadap satu korban yang belum ditemukan. Kami berharap korban dapat segera ditemukan,” pungkasnya.
Operasi SAR melibatkan Tim Rescue Kantor SAR Medan, Polsek Medan Labuhan, BPBD Kota Medan, Damkar Kota Medan, masyarakat, serta keluarga korban.
Editor : Ismail