Alif Sopir Bus ALS dan Kernet Saf Tewas Tabrakan Hebat dengan Truk Tangki di Sumsel
MURATARA, iNewsMedan.id - Proses identifikasi korban kecelakaan maut antara Bus ALS dan truk tangki di Kecamatan Karang Jaya pada Rabu (6/5/2026) mulai membuahkan hasil.
Data terbaru merilis sejumlah nama korban tewas dan selamat dalam tragedi yang menelan total 16 korban jiwa tersebut.
Adapun identitas korban jiwa yang telah diidentifikasi sebagai berikut:
Bus ALS
1. Sopir
Nama: Alif
Usia: 44 tahun
Alamat: Jawa Tengah
Meninggal dunia terbakar
2. Penumpang/Kenek
Nama: M Fadli
Tahun lahir: 1996
Pekerjaan: Kenek bus
Alamat : Riau
Mengalami luka goresan
3. Penumpang/Kenek
Nama: Saf
Usia: 50 tahun
Pekerjaan : kenek bus
Alamat : Medan
Meninggal dunia
Mobil Truk Tangki Seleraya
1. Pengemudi
Nama : Yanto
Meninggal dunia terbakar dalam mobil
2. Penumpang
Nama : Martini
Meninggal dunia terbakar dalam mobil
Kecelakaan yang terjadi pada pukul 12.35 WIB ini bermula saat Bus ALS yang melaju dari Lubuklinggau menuju Medan/Pekanbaru tiba-tiba mengeluarkan api.
Dalam situasi mencekam, Alif (sopir bus) membanting kemudi ke kanan jalan untuk menghindari kebakaran yang merambat ke kabin. Namun, manuver tersebut justru membuat bus menghantam truk tangki yang dikemudikan Yanto dari arah berlawanan hingga memicu ledakan besar.
Satlantas Polres Muratara kini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap misteri percikan api pertama tersebut.
"Masih kami selidiki secara mendalam mengenai teknis kendaraan sebelum tabrakan terjadi. Kami ingin memastikan penyebab pasti munculnya percikan api pertama kali pada bus ALS tersebut," tegas Kasatlantas Polres Muratara, AKP Karim.
Kabid Kesiapsiagaan BPBD Muratara, Mugono, menyatakan bahwa pihaknya telah merampungkan proses evakuasi dramatis terhadap para korban yang terjepit di struktur kendaraan yang ringsek.
"Total 16 jenazah, yang terdiri dari 14 penumpang bus serta pengemudi dan penumpang truk, telah dibawa ke rumah sakit terdekat," ujar Mugono. Ia menambahkan bahwa proses identifikasi terhadap 12 jenazah lainnya masih terus dilakukan oleh tim medis.
Saat ini, lokasi kejadian masih dalam sterilisasi ketat guna menyingkirkan bangkai kendaraan yang sempat melintang dan melumpuhkan jalur utama Lintas Sumatera tersebut.
Editor : Jafar Sembiring