7 Hari Nihil, Pencarian Wisatawan Tenggelam di Situmurun Dihentikan
TOBA, iNewsMedan.id- Operasi pencarian terhadap seorang wisatawan yang tenggelam di objek wisata Air Terjun Situmurun, Danau Toba, resmi dihentikan setelah tujuh hari tanpa hasil.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Medan, Hery Marantika, menyatakan keputusan itu diambil berdasarkan evaluasi menyeluruh tim SAR gabungan.
Hery menjelaskan, korban bernama Christopher Rustam Muda Dua (21), seorang frater muda, dilaporkan tenggelam sejak Sabtu (11/4) saat berwisata bersama rombongan di kawasan tersebut.
“Sejak menerima laporan, tim SAR gabungan langsung dikerahkan dan melakukan pencarian secara intensif di sekitar lokasi kejadian,” ujar Hery, Minggu, 18 April 2026.
Ia mengungkapkan, hingga hari ketujuh, seluruh metode pencarian telah dilakukan secara maksimal dengan membagi tim menjadi tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk memperluas area pencarian.
“SRU pertama melakukan penyisiran menggunakan Rigid Buoyancy Boat (RBB) Basarnas yang dilengkapi sonar dan Aqua Eye, serta penyelaman pada titik-titik yang dicurigai dengan radius sekitar satu kilometer persegi,” jelasnya.
“SRU kedua menyisir area tepian danau menggunakan perahu LCR milik BPBD Toba dengan cakupan kurang lebih tiga kilometer persegi, sementara SRU ketiga melakukan pencarian bawah air menggunakan ROV di sekitar lokasi kejadian,” lanjut Hery.
Meski berbagai teknologi telah digunakan, hasil pencarian hingga pukul 17.00 WIB di hari ketujuh masih nihil. “Seluruh area prioritas telah disisir secara menyeluruh sesuai rencana operasi, namun korban belum berhasil ditemukan,” tegasnya.
Menurut Hery, penghentian operasi dilakukan setelah mempertimbangkan efektivitas pencarian yang telah berlangsung selama tujuh hari tanpa adanya tanda-tanda keberadaan korban.
“Berdasarkan evaluasi bersama seluruh unsur SAR dan pihak keluarga, operasi diusulkan untuk dihentikan dan ditutup. Namun apabila di kemudian hari ditemukan tanda-tanda keberadaan korban, operasi SAR dapat dibuka kembali,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi tersebut, mulai dari Tim Rescue Pos SAR Danau Toba, Polsek Lumban Julu, BPBD Kabupaten Toba, tim Aqua Farm, masyarakat hingga keluarga korban.
Editor : Ismail