Ayam Kinantan Menuju Tegal: Ambisi Eko Purdjianto Geser Rival Papan Atas
TEGAL, iNewsMedan.id - Pelatih PSMS Medan, Eko Purdjianto, memboyong 23 pemain pilihan dalam lawatan krusial ke markas Persekat Tegal. Laga pekan ke-20 Pegadaian Championship 2025/2026 ini akan menjadi panggung bagi skuad "Ayam Kinantan" untuk menuntaskan misi menembus zona empat besar Grup 1 Wilayah Barat.
Pertandingan yang diprediksi berlangsung sengit ini akan digelar di Stadion Tri Sanja, Slawi, pada Sabtu malam, 21 Februari 2026, pukul 20.30 WIB. Saat ini, PSMS berada di peringkat kelima dengan koleksi 29 poin, hanya terpaut selisih tipis untuk merangsek ke posisi empat besar yang menjadi jalur strategis menuju promosi.
Dalam sesi konferensi pers pada Jumat malam (20/2/2026), Coach Eko menegaskan bahwa timnya datang dengan komposisi pemain terbaik, termasuk tiga pilar asing. Meskipun Erwin Gutawa harus absen akibat akumulasi kartu kuning, sang pelatih memastikan pemain lainnya dalam kondisi bugar.
“PSMS sudah siap menghadapi Persekat Tegal. Kami membawa 23 pemain termasuk tiga pemain asing. Alhamdulillah tidak ada yang cedera, kecuali yang absen karena akumulasi kartu,” ujar Eko Purdjianto.
Menghadapi tantangan laga di tengah bulan Ramadan, Eko mengaku tidak khawatir. Pengalaman serupa pada musim lalu telah ia jadikan modal untuk menyiapkan strategi antisipasi agar performa anak asuhnya tetap maksimal di lapangan hijau.
Zikri Ferdiansyah, bek yang diproyeksikan menggantikan peran Erwin Gutawa, menyatakan kesiapan mental dan fisiknya. Ia menegaskan bahwa menjalankan ibadah puasa bukan menjadi penghalang bagi para pemain untuk tampil profesional.
“Insya Allah kami siap menghadapi Persekat. Mohon doa dan dukungan masyarakat Medan, semoga hasilnya bagus untuk kami. Ramadan tidak berpengaruh, kami profesional menjaga kondisi,” tegas Zikri.
Dengan modal dua kemenangan beruntun sebelumnya, PSMS Medan berharap dapat mencuri poin penuh di Tegal guna mengamankan tiket ke babak selanjutnya dan memberikan kebanggaan bagi pecinta sepak bola di Kota Medan.
Editor : Jafar Sembiring