get app
inews
Aa Text
Read Next : Antisipasi Lonjakan Ramadan, Pertamina Proyeksikan Kenaikan LPG 3,8 Persen di Sumbagut

Berbenah Jelang Ramadan: Relawan RAWANTARA Perbaiki Sekolah Rakyat di Sekumur

Rabu, 18 Februari 2026 | 15:56 WIB
header img
Sekolah Rakyat di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang. Foto: Istimewa

ACEH TAMIANG, iNewsMedan.id - Di tengah tantangan cuaca ekstrem, para relawan dari Kemanusiaan Rawantara (RAWANTARA) bergerak cepat membenahi Sekolah Rakyat di Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, Aceh Tamiang, Selasa (17/2/2026). Langkah ini dilakukan agar anak-anak penyintas banjir tetap dapat belajar dengan nyaman menjelang dimulainya bulan suci Ramadan 2026.

Sebelumnya, sekolah darurat yang menggunakan tenda ini sempat mengalami kerusakan akibat hujan lebat dan angin kencang. Ruang kelas yang biasanya riuh dengan tawa anak-anak itu sempat terendam air dan koyak.

"Kami telah merelokasi tenda belajar ke area yang lebih tinggi dan aman. Fokus kami adalah memastikan anak-anak bisa kembali belajar bersama guru-guru dengan perasaan tenang," ujar Zidan, salah satu anggota tim RAWANTARA di lokasi.

Selain membenahi fisik sekolah, tim relawan juga membawa bantuan logistik untuk kebutuhan pokok warga. Menariknya, mereka juga menyalurkan tiga ekor kambing donasi dari Komunitas Selasapagi (pegiat lari asal Medan). Bantuan ini diperuntukkan bagi acara Makmeugang—tradisi khas masyarakat Aceh menyembelih ternak untuk dinikmati bersama saat menyambut Ramadan.

Zidan menyebutkan bahwa keceriaan anak-anak Sekumur dalam menyambut bulan puasa sangat tinggi meskipun mereka tinggal di hunian darurat. "Esok hari sudah Ramadan. Kami ingin hak belajar mereka tetap terpenuhi dan kualitas pembelajarannya terus meningkat hari demi hari," tambahnya.

Sambil bekerja di lapangan, relawan juga melakukan asesmen mendalam untuk mengetahui kebutuhan psikologis anak-anak pasca-bencana. Data tersebut akan diproses bersama tim di Medan untuk menyusun agenda kegiatan produktif selama bulan suci nanti.

Koordinator RAWANTARA, Gumilar Aditya Nugroho, menekankan bahwa inisiatif ini bergerak murni atas prinsip kesukarelawanan. Para pengajarnya mayoritas adalah mahasiswa dari berbagai daerah yang terpanggil untuk membantu.

"Rumah mereka mungkin hilang karena bencana, tapi semangat belajar mereka tidak boleh padam. Pendidikan adalah hak dasar yang harus tetap berdiri tegak di Sekumur hingga desa ini pulih seutuhnya," tegas pria yang akrab disapa Agum tersebut.

Guna mendukung kelangsungan Sekolah Rakyat ini, RAWANTARA tetap membuka pintu donasi bagi masyarakat luas agar kontribusi terhadap pemulihan pendidikan di Desa Sekumur dapat terus berlanjut.

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut