Polda Sumut Bongkar Penyelundupan 20 Kg Ganja Aceh: Jebakan Undercover Buy Cokok 3 Kurir di Medan
MEDAN, iNewsMedan.id – Langkah sigap jajaran Ditresnarkoba Polda Sumatera Utara berhasil memutus jalur distribusi narkotika lintas provinsi. Sebanyak 20 kilogram ganja kering siap edar asal Aceh gagal menyusup ke pasar gelap Kota Medan setelah polisi meringkus tiga orang pelakunya dalam sebuah penyergapan dramatis.
Operasi senyap yang dilakukan Unit 2 Subdit III ini berlokasi di sebuah rumah di kawasan Jalan Setia Budi, Medan Selayang, pada Minggu malam (8/2/2026). Tiga tersangka berinisial S (35), CDS (34), dan YA (43) tak berkutik saat polisi mengepung persembunyian mereka.
Keberhasilan ini bermula dari laporan warga yang mencurigai adanya pasokan besar narkotika dari Aceh. Tak ingin kehilangan momentum, tim opsnal melancarkan taktik undercover buy atau penyamaran sebagai pembeli. Siasat ini terbukti ampuh menyeret para kurir keluar dari lubang persembunyiannya.
Dalam penggeledahan tersebut, petugas mengamankan barang bukti berupa dua karung goni berisi ganja seberat 20 kilogram yang dibungkus plastik hitam.
Selain itu, satu unit mobil Daihatsu Terios silver yang digunakan sebagai alat angkut serta tiga ponsel milik tersangka turut disita sebagai alat bukti penyidikan.
Berdasarkan pengakuan para tersangka, barang haram tersebut dipasok oleh seorang pria berinisial BM asal Aceh Barat. Saat ini, identitas BM telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) dan menjadi target pengejaran utama kepolisian.
Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Sumut, AKBP Henri Sibarani, menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti pada penangkapan kurir semata. "Kami sedang melakukan analisis teknologi informasi dan pelacakan jaringan untuk membongkar aktor intelektual di balik distribusi ini," tegasnya, Rabu (11/2/2026).
Saat ini, ketiga tersangka mendekam di sel tahanan Polda Sumut. Polisi mengimbau agar masyarakat tetap proaktif melaporkan aktivitas mencurigakan demi menjaga generasi muda dari ancaman narkotika yang kian mengkhawatirkan.
Editor : Vitrianda Hilba SiregarEditor Jakarta