get app
inews
Aa Text
Read Next : Polres Pelabuhan Belawan Gelar Sholat Ghaib untuk Anggota Polri yang Gugur di Way Kanan 

Kronologi Balita di Belawan Terkena Peluru Nyasar Saat Naik Becak

Kamis, 08 Januari 2026 | 00:36 WIB
header img
Ilustrasi. Foto: Istimewa

MEDAN, iNewsMedan.id - Peristiwa memilukan menimpa Asni Anggraini, balita berusia empat tahun yang menjadi korban peluru nyasar dalam tawuran antarwarga di Kecamatan Medan Belawan, Selasa (6/1/2026). Berikut adalah kronologi lengkap kejadian berdasarkan keterangan saksi dan pihak kepolisian:

1. Melintas di Tengah Konflik

Peristiwa bermula saat korban bersama ibunya, Romanda, sedang menumpang becak bermotor (betor) untuk bepergian. Saat melintasi kawasan Jalan Kolonel Yos Sudarso, situasi di lokasi ternyata sedang memanas akibat adanya bentrokan fisik antarwarga.

2. Terdengar Tangisan Histeris

Saat becak sedang melaju perlahan menembus kerumunan, tiba-tiba korban menjerit kesakitan. Romanda yang berada tepat di samping anaknya awalnya tidak menyadari apa yang terjadi.

"Saat sedang melintas naik becak, tiba-tiba anakku menjerit menangis histeris. Pas saya lihat, pelipis matanya sudah mengeluarkan darah," kenang Romanda saat ditemui di RSUP Dr. Pirngadi Medan.

3. Penemuan Luka Tembak

Setelah diperiksa, terdapat luka lubang kecil di bagian pelipis mata korban yang terus mengeluarkan darah. Diketahui kemudian bahwa sebuah peluru yang diduga berasal dari senapan angin telah bersarang di dalam kepala balita tersebut.

4. Evakuasi ke Rumah Sakit

Keluarga segera membawa Asni ke RSUP Dr. Pirngadi untuk mendapatkan pertolongan darurat. Hingga saat ini, kondisi korban masih memprihatinkan dan membutuhkan operasi pengangkatan proyektil segera. Namun, keluarga mengaku kesulitan biaya: "Tolonglah anakku. Setiap malam dia menangis menahan sakit. Biaya operasi pastinya besar, sementara kami keluarga tidak mampu," ujar Romanda.

5. Penyelidikan Kepolisian

Pasca-kejadian, pihak keluarga melaporkan insiden tersebut ke Polres Pelabuhan Belawan. Kasat Reskrim AKP Agus Purnomo mengonfirmasi bahwa timnya telah melakukan olah TKP dan mengidentifikasi terduga pelaku.

"Laporan sudah kami terima. Tim sedang bekerja di lapangan dan identitas pelaku sudah kami identifikasi," tegas AKP Agus. Pihaknya juga meminta dukungan doa dari masyarakat: "Mohon doanya agar pelaku bisa cepat tertangkap untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya."

Editor : Jafar Sembiring

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut