get app
inews
Aa Text
Read Next : Dilepas dari Mapolda Sumut, Kapolri Kirim 22 Kontainer Bantuan untuk Korban Bencana di Sumatera

KLH Bidik 8 Korporasi Besar di Balik Gelondongan Kayu Banjir Bandang Sumut

Selasa, 02 Desember 2025 | 06:24 WIB
header img
Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq. Foto: Istimewa

JAKARTA, iNewsMedan.id – Pemerintah pusat mulai menelusuri jejak kerusakan lingkungan yang diduga memperparah banjir bandang dan longsor di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat. Data BNPB hingga Senin pagi (1/12/2025) mencatat 442 orang meninggal, menjadikannya salah satu bencana paling mematikan dalam satu dekade terakhir.

Ribuan batang kayu gelondongan yang terseret hingga ke permukiman menjadi petunjuk keras adanya pembukaan lahan brutal di hulu sungai. Dugaan mengarah pada aktivitas perusahaan yang beroperasi di kawasan DAS Batang Toru, Sumut, mulai dari perkebunan hingga tambang.

Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq tak menunggu lama. Setelah melihat hasil olahan citra satelit resolusi tinggi, ia memastikan delapan perusahaan besar teridentifikasi berkontribusi memperparah dampak hujan ekstrem.

“Ada delapan perusahaan yang berdasarkan analisa citra satelit berkontribusi memperparah dampak hujan ini,” tegas Hanif di Jakarta, Senin (1/12/2025).

Editor : Ismail

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut