get app
inews
Aa Read Next : 1.500 Penerima Manfaat Terima BST, Bobby Nasution: Tak Hanya Bantuan Tunai, Juga Skill

8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan

Jum'at, 17 Mei 2024 | 13:18 WIB
header img
8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan. (Foto: Dok Pemko Medan)

MEDAN, iNewsMedan.id - Wali Kota Medan, Bobby Nasution, memaparkan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting di Kota Medan Tahun 2023 secara daring di ruangan Command Center Kantor Wali Kota Medan, Kamis (16/5/2024).

Paparan yang disampaikan Bobby Nasution merupakan bagian dari Penilaian Kinerja Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara dalam Pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Tahun 2023 di Sumut yang dilaksanakan oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sumutera Utara.

Didampingi Wakil Wali Kota Medan, H Aulia Rachman, Kepala Bappeda, Benny Iskandar, Kepala Dinas Kominfo, Arrahmaan Pane dan Kepala Dinas Kesehatan, dr Taufik Ririansyah, Wali Kota Medan, Bobby Nasution mengawali paparanya dengan menyampaikan gambaran umum tentang Kota Medan.

Kemudian dilanjutkan dengan paparan tren prevalensi stunting di kota Medan dari tahun 2021-2024. Di mana, jumlah balita stunting di Kota Medan setiap tahunya terus berkurang dari jumlah sebelumnya 368 balita di 2021, kini menjadi 208 balita di tahun 2024 (Februari).

"Penderita stunting di Kota Medan terus mengalami penurunan setiap tahunya, kondisi ini tidak terlepas dari program Bapak Asuh Anak Stunting Kota Medan yang berkolaborasi dengan TNI-Polri, serta BUMN," kata Bobby Nasution.

"Masing-masing perangkat Daerah dan Kecamatan juga melakukan inovasi dengan menghadirkan berbagai program penangan stunting serta kami juga mendapatkan bantuan dalam bentuk CSR dari berbagai perusahaan di kota Medan untuk penanganan stunting ini," sambung Bobby Nasution.

Di samping itu, Bobby Nasution juga memaparkan analisis situasi dan rencana kegiatan dengan dukungan melalui anggaran dana kelurahan untuk tahun 2023 yang dilaksanakan oleh 135 Kelurahan di 21 Kecamatan.

"Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pelaksanaan pos gizi, pemberian makanan tambahan di posyandu, sosialisasi pencegahan stunting kepada remaja, ibu hamil, ibu menyusui, ibu yang memiliki balita stunting serta pasangan usia subur. Peningkatan kapasitas kelembagaan, dan perawatan kesehatan bagi ibu hamil dan menyusui serta kegiatan pembangunan sarana dan prasarana," ujar Bobby Nasution.

Selain itu, lanjut Bobby Nasution, Pemko Medan juga melakukan rembuk stunting mulai dari tingkat Kelurahan hingga tingkat Kota. 

"Langkah ini selaras dengan komitmen kami untuk terus menjadikan anak-anak di Kota Medan terbebas dan terhindar dari stunting sehingga seluruh anak di Kota Medan dapat tumbuh sehat," pungkas Bobby Nasution.

Editor : Odi Siregar

Follow Whatsapp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
Lihat Berita Lainnya
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut