Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Aa Text
Share:
Read Next : Kualanamu Beroperasi Normal Meski 49 Penerbangan Terdampak Erupsi Anak Krakatau
Advertisement . Scroll to see content

Simak! Berikut Ini Dampak Buruk Smartphone

Selasa, 11 Januari 2022 | 22:22 WIB
  • author Ahmad Muhazir, Okezone
Simak! Berikut Ini Dampak Buruk Smartphone
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

JAKARTA, iNews.id - Di era dewasa ini, Gawai atau Smartphone sudah seperti kebutuhan primer. Tak jarang waktu seseorang habis dengan gawainya. Semisal membuka sosial media lalu update status, dan bahkan bermain gim daring.

Diolah dari Reader's Digest, Selasa (11/1/2022), sebenarnya ada sejumlah lokasi terlarang untuk menaruh ponsel pintar karena alasan kesehatan. 

Berikut tempat-tempat yang mesti dihindari untuk menaruh smartphone agar kesehatan tidak terganggu: 1. Tempat Tidur Tidur bersama ponsel pintar merupakan tindakan yang berisiko. Saat smartphone diletakkan di bawah bantal misalnya, dapat menimbulkan panas dan berpotensi kebakaran. National Sleep Foundation menegaskan bahwa lampu LED dari layar smartphone dapat mengganggu hormon. Adapun efek dari radiasi yang perlu dipertimbangkan. 

2. Kantong Celana Memang logis tampaknya saat menyimpan smartphone di kantong celana. Namun, ternyata ada banyak kerugiannya bagi kesehatan. 

Catat, tempat terburuk untuk menyimpan ponsel adalah ketika ponsel aktif dan terhubung ke jaringan nirkabel, lalu dimasukkan ke kantong celana. 

Tingkat radiasi smartphone di kantong celana yang terhubung jaringan, bisa 2-7kali lebih tinggi daripada ditempatkan di dompet. Paparan radiasi ini dapat mengubah struktur DNA dan memengaruhi kesuburan pria. 

3. Di bra Sejumlah penelitian dan studi kasus menunjukkan kalau menyimpan ponsel di bra dapat dikaitkan dengan kanker payudara karena terkena radiasi dan getaran dari perangkat. 

4. Dekat dengan wajah Memegang ponsel dan didekatkan ke wajah akan mentransfer bakteri dari ponsel ke pengguna. Kondisi ini dapat menyebabkan lebih banyak jerawat, iritasi kulit, dan bahkan kerutan. 

Editor: Chris

Related News

Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.

Latest News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut