MEDAN, iNewsMedan.id - Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE, melayangkan kritik menohok terkait pentingnya evaluasi menyeluruh serta pengawasan ketat terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dinilai sangat mendesak agar keselamatan dan kesehatan para peserta didik tidak terabaikan.
Pernyataan tersebut disampaikan Hasyim SE saat memimpin rombongan pengurus DPC PDI Perjuangan Kota Medan menjenguk para siswa yang diduga menjadi korban keracunan paket makanan MBG di UPT SD Negeri 060870 Medan.
Dalam kunjungan tersebut, Hasyim SE didampingi oleh Sekretaris DPC Boydo HK Panjaitan, Bendahara Ustadz Fuad Akbar, serta anggota DPRD Kota Medan dari Fraksi PDI Perjuangan, Agus Setiawan. Kedatangan rombongan partai bersimbol banteng ini disambut hangat oleh Kepala UPT SD Negeri 060870, Sri br Bangun, di lingkungan sekolah.
Kunjungan lapangan ini dilakukan menyusul insiden yang dialami oleh 17 siswa sekolah dasar tersebut. Para siswa sebelumnya harus dilarikan ke Rumah Sakit Imelda setelah mengalami gejala mual, muntah, hingga pusing usai menyantap paket MBG yang terdiri atas nasi, sayur, lauk, buah, dan susu.
"Niat baik pemberian makanan gratis seharusnya diimbangi dengan standar kualitas dan standar operasional pengawasan yang ketat," ujar Hasyim SE, Selasa (12/10/2026).
Ia menegaskan bahwa program yang menyasar anak-anak sekolah tidak boleh luput dari kontrol higienitas. Tanpa pengawasan yang ketat, niat baik untuk meningkatkan gizi anak justru berisiko membahayakan kesehatan mereka.
Sebagai bentuk kepedulian sosial dan rasa simpati, Hasyim SE bersama jajaran pengurus menyerahkan santunan berupa uang tunai untuk meringankan beban sekaligus memberikan penyemangat bagi para siswa yang terdampak.
Aspirasi senada disampaikan oleh salah seorang wali murid, Hery Setiawan, dalam pertemuan tersebut. Ia mengusulkan agar anggaran program MBG dapat dialihkan untuk program sekolah gratis secara nasional.
"Saya meminta, jika program ini tetap dilanjutkan, pengawasannya harus benar-benar diperketat agar makanan yang disajikan memenuhi standar gizi yang layak," tegas Hery Setiawan.
Kepala UPT SD Negeri 060870 Medan, Sri br Bangun, mengapresiasi perhatian dan kepedulian dari jajaran PDI Perjuangan Kota Medan.
"Saya berharap sistem pengawasan penyediaan makanan di sekolah dapat ditingkatkan secara signifikan agar musibah serupa tidak terulang kembali di masa mendatang," jelas Sri br Bangun.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
