MEDAN, iNewsMedan.id — Perkembangan teknologi dan ekonomi digital mendorong kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki kemampuan bisnis, literasi digital, serta pengalaman internasional. Menjawab kebutuhan tersebut, BINUS @Medan meluncurkan Program Joint Degree Digital Business hasil kerja sama dengan Asia University Taiwan, Jumat (25/9/2026).
Program tersebut diperkenalkan dalam kegiatan yang dihadiri pimpinan akademik, praktisi industri teknologi informasi dan bisnis, alumni, serta siswa SMA dari sejumlah sekolah di Kota Medan. Kegiatan juga dirangkai dengan Trial Class dan Studium Generale bertema perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) dan bisnis digital.
Melalui skema 3+1, mahasiswa menempuh tiga tahun pendidikan di BINUS @Medan dan satu tahun di Asia University Taiwan. Setelah menyelesaikan program, mahasiswa berkesempatan memperoleh dua ijazah, yakni gelar Sarjana Bisnis (S.Bns) dari BINUS University dan Bachelor of Business Administration (B.B.A.) dari Asia University Taiwan.
Selain pengalaman akademik di dua negara, program tersebut memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lingkungan bisnis dan budaya internasional, sekaligus membangun jejaring dengan akademisi, alumni, dan pelaku industri digital.
Program Joint Degree Digital Business juga menyediakan kesempatan beasiswa hingga 100 persen dari BINUS @Medan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dalam talk show bertajuk “How AI Technology and Digital Business Are Shaping Global Futures”, Founder Studiobyetta sekaligus alumni International Business Management BINUS University, Vanessa Juanto Yozuar, mengatakan perkembangan AI membuka berbagai peluang baru dalam dunia bisnis.
“Yang paling penting bukan hanya kemampuan menggunakan teknologi, melainkan bagaimana kita memahami kebutuhan pasar, berpikir strategis, dan menciptakan nilai bagi pelanggan. Kombinasi antara pemahaman bisnis, literasi digital, dan pengalaman internasional akan menjadi modal penting bagi generasi muda untuk bersaing di tingkat global,” ujar Vanessa.
Direktur Kampus BINUS @Medan, Tri Juniarty, S.Kom., M.M., mengatakan program tersebut dihadirkan untuk memperluas akses mahasiswa di Sumatera Utara terhadap pendidikan dan pengalaman lintas budaya.
“Generasi muda di Sumatera Utara harus dibekali akses pendidikan berkualitas dan pengalaman lintas budaya yang nyata. Melalui skema Joint Degree 3+1 bersama Asia University Taiwan pada program Digital Business, kami memberikan jalur konkret bagi mahasiswa untuk melangkah ke panggung global,” katanya.
Dekan BINUS Business School, Prof. Dr. Ir. Sevenpri Candra, S.Kom., S.E., M.M., ASEAN Eng., menambahkan bahwa kebutuhan industri digital tidak hanya berkaitan dengan kemampuan teknologi, tetapi juga kemampuan memahami pasar dan menjalankan strategi bisnis.
Menurut dia, program Joint Degree Digital Business dirancang untuk membangun pola pikir kewirausahaan mahasiswa agar mampu memahami perkembangan industri internasional dan perubahan yang dipicu teknologi.
“Bisnis digital modern membutuhkan talenta strategis yang paham bagaimana mengeksekusi teknologi menjadi value pasar. Program ini tidak sekadar mengejar double degree, tetapi juga membangun mindset wirausaha digital mahasiswa agar mampu memahami dinamika industri internasional dan memimpin transformasi bisnis,” ujar Sevenpri.
Peluncuran program tersebut menjadi bagian dari pengembangan pendidikan digital dan internasionalisasi BINUS @Medan. Selain Joint Degree Digital Business, BINUS @Medan juga mengembangkan Stream AI Computer Science sebagai bagian dari respons terhadap kebutuhan kompetensi di tengah perkembangan teknologi kecerdasan buatan.
Melalui kedua program tersebut, BINUS @Medan menargetkan mahasiswa tidak hanya memiliki kompetensi akademik dan teknologi, tetapi juga pengalaman internasional serta pemahaman terhadap perkembangan bisnis digital.
Editor : Chris
Artikel Terkait
