Batik Tulis Warisan Dunia, Pedjoeang Batik Siap Melestarikannya

Wijaya
Peresmian gerai Markaj Solitaire oleh Pedjoeang Batik di Surabaya, 22 Juni 2026, ditandai dengan prosesi pemotongan pita. Foto: Istimewa

SURABAYA, iNewsMedan.id - Pedjoeang Batik Tulis secara resmi menandai kehadiran permanennya di Kota Surabaya melalui acara peresmian (Grand Opening) gerai "Markaj Solitaire" pada 22 Juni 2026. Acara peresmian tersebut berlangsung meriah dengan prosesi pemotongan pita yang diiringi oleh penampilan tarian barongsai.

Peresmian ini menjadi babak baru setelah gerai tersebut menjalani masa soft opening selama tiga bulan terakhir. Terletak di Jalan Kalimantan No. 3, yang merupakan kawasan inti Kota Surabaya, lokasi ini dipilih untuk memudahkan akses masyarakat yang ingin berpartisipasi dalam pelestarian warisan budaya nasional.

Dalam operasionalnya, Pedjoeang Batik mengusung konsep janji kunjungan bagi para pelanggan. Pemilik Pedjoeang Batik, Heri Chandra, menjelaskan bahwa konsep ini diterapkan agar privasi para pecinta batik lebih terjaga saat memilih koleksi.

"Kami menghadirkan koleksi batik tulis dengan standar yang lebih premium. Produk kami diukur dan dijahit sesuai dengan ukuran tubuh masing-masing pecinta batik," ujar Heri Chandra dalam sambutannya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan terhadap pengakuan UNESCO yang telah menetapkan batik tulis sebagai Warisan Budaya Tak Benda milik Indonesia sejak 2 Oktober 2009. Menurut Heri, status tersebut membebankan tanggung jawab kepada setiap warga negara untuk ikut menjaga kelestarian batik.

Melalui kehadiran Markaj Solitaire, ia berharap masyarakat Surabaya dapat lebih dekat dan mudah dalam mengakses produk batik tulis berkualitas tinggi.

Ke depan, manajemen Pedjoeang Batik telah menetapkan target ekspansi yang ambisius. Heri menegaskan komitmen perusahaan untuk terus berkembang dengan membuka lebih banyak cabang di berbagai kota besar di seluruh Indonesia.

Mengakhiri acara peresmian, Heri Chandra menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan berbagai pihak. "Sudah saatnya kita berjuang melestarikan warisan budaya Indonesia," tutupnya.

Editor : Jafar Sembiring

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network