MEDAN, iNewsMedan.id - Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan seluruh lini sektor strategis tetap mendapatkan pasokan energi yang andal pasca-perayaan Idulfitri 1447 H. Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk transportasi laut, pembangkit listrik, hingga industri dilaporkan berjalan lancar tanpa kendala berarti.
Hingga Rabu (25/3/2026), fokus utama Pertamina masih tertuju pada dukungan mobilitas arus balik dan operasional kelistrikan guna menjamin kenyamanan masyarakat yang mulai kembali beraktivitas normal.
Selama periode mudik dan balik, sektor transportasi laut mencatatkan dinamika yang signifikan. Kebutuhan BBM untuk kapal penumpang di pelabuhan-pelabuhan wilayah Sumbagut mengalami kenaikan hingga 20 persen.
"Tercatat konsumsi BBM angkutan laut naik dari rata-rata 220 KL per hari menjadi 270 KL per hari. Kenaikan ini seiring dengan tingginya mobilitas masyarakat antarwilayah melalui jalur laut sebelum akhirnya berangsur stabil," ujar Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw.
Berbeda dengan sektor transportasi, pasokan energi untuk pembangkit listrik terpantau sangat stabil sepanjang periode Lebaran. Hal ini memastikan keandalan listrik bagi rumah tangga maupun fasilitas publik di seluruh wilayah Sumbagut tetap terjaga.
Sementara itu, untuk sektor industri, Region Manager Corporate Sales Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Anggoro Wibowo, menjelaskan adanya penyesuaian aktivitas yang lazim terjadi setiap tahun.
"Seiring berakhirnya libur panjang, aktivitas operasional industri mulai kembali ke pola normal. Kami memastikan kesiapan pasokan energi bagi seluruh pelanggan industri, mulai dari manufaktur hingga sektor usaha lainnya, agar operasional mereka dapat segera tancap gas kembali," jelas Anggoro.
Meski puncak perayaan telah berlalu, Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 Pertamina masih terus menjalankan fungsinya di lapangan. Koordinasi intensif dengan berbagai pihak terus dilakukan untuk memonitor ketersediaan BBM dan LPG.
Fahrougi menegaskan bahwa komitmen Pertamina tidak hanya berhenti pada hari raya, tetapi terus berlanjut untuk mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah Sumbagut pasca-liburan.
"Dengan stok yang aman dan distribusi yang lancar, Pertamina optimis seluruh sektor strategis dapat beroperasi maksimal di penghujung Maret ini," tandanya.
Editor : Jafar Sembiring
Artikel Terkait
