Industri Asuransi Rilis Skema USD, Klaim Manfaat Bisa Bertambah 150 Persen

Ismail
Prudential Syariah Luncurkan PRUHeritage Syariah Essential Plan USD dengan Nilai Proteksi yang Meningkat hingga 150 Persen. Foto: Istimewa 

JAKARTA, iNewsMedan.id– Dinamika nilai tukar dan meningkatnya kebutuhan keuangan lintas negara mendorong industri asuransi menghadirkan produk proteksi berdenominasi dolar Amerika Serikat (USD). Skema ini dinilai relevan bagi keluarga yang memiliki rencana pendidikan, kesehatan, maupun pengelolaan aset di luar negeri.

Data 2025 dari Bank for International Settlements menunjukkan lebih dari 80 persen transaksi perdagangan internasional masih menggunakan dolar AS. Di dalam negeri, berdasarkan kurs transaksi Bank Indonesia, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS bergerak dari sekitar Rp15.904 pada akhir Januari 2024 ke kisaran Rp16.100–Rp16.800 sepanjang Januari 2026. Fluktuasi tersebut mempertegas pentingnya strategi diversifikasi mata uang dalam perencanaan keuangan jangka panjang.

Merespons tren tersebut, PT Prudential Sharia Life Assurance (Prudential Syariah) meluncurkan produk asuransi jiwa syariah berdenominasi USD dengan perlindungan hingga usia 100 tahun serta manfaat santunan meninggal dunia yang dapat meningkat melalui tambahan manfaat pada tahun-tahun tertentu polis.

Presiden Direktur Prudential Syariah, Iskandar Ezzahuddin, mengatakan perencanaan keuangan keluarga saat ini tidak lagi terbatas pada satu negara maupun satu generasi.

“Perencanaan keuangan hari ini tidak lagi terbatas pada satu generasi atau satu negara. Keluarga Indonesia membutuhkan strategi untuk menjaga kesinambungan nilai kekayaan dari waktu ke waktu maupun antisipasi terhadap inflasi,” ujarnya dalam keterangan resmi, Selasa (18/2/2026).

Ia menambahkan, produk tersebut dirancang sebagai solusi perlindungan syariah dalam mata uang global yang membantu keluarga merancang peninggalan berharga secara lebih terukur dan berkelanjutan.

Editor : Ismail

Halaman Selanjutnya
Halaman : 1 2

Bagikan Artikel Ini
Konten di bawah ini disajikan oleh Advertiser. Jurnalis iNews Network tidak terlibat dalam materi konten ini.
News Update
Kanal
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
MNC Portal
Live TV
MNC Network